Sunday, July 6, 2008

Ahlan Wa Sahlan Ya Rejab (",)

Alhamdulillah hari ini dah masuk 3 rejab. Riangnya hati ini hanya Tuhan yang tahu,terasa begitu damai & tenang sekali..terasa manisnya nikmat Illahi dikurniakan bulan2 yang mulia ini. Imam al-Thabrani meriwayatkan daripada Anas bin Malik, apabila tibanya bulan Rejab, Baginda mendoakan: “Ya Allah, berkatilah hidup kami di bulan Rejab dan Syaaban dan sampaikan (hayat) kami kepada bulan Ramadan.”

Sempena menyambut kedatangan Rejab yang mulia, marilah kita renungkan, setakat mana ilmu kita? Berapa banyak yang diamalkan dan di mana pula keikhlasan kita?

Alangkah manisnya apabila kita dapat menyatukan ibadat solat, puasa, zikir, tasbih, tahlil, tahmid, qiyam, bersedekah dan kebaikan lain di bulan Rejab. Semoga amalan Rejab ini menjadi pemangkin untuk mereka yang benar-benar dahagakan kebesaran dan keagungan Allah.

Pencarian hakikat Rejab sebenarnya bermula dan berakhir dengan kesucian hati kita. Sucikan suapan, pakaian dan perbuatan kita. InsyaAllah sinar keagungan Rejab mampu menjadi milik kita secara hakikatnya.

"Ya Allah ku mohon pertolongan dariMu agar diriku dapat menambahkan lagi amalanku padamu..berilah petunjukMu dalam memperbaiki diri ini agar menjadi hamba yang lebih baik disisiMu ya Rabbi..agar hidup dan matiku dalam redhaMu..amin Ya Mujib"

Monday, June 30, 2008

To Take Care of is..To Teach...

Ever since my parents moved to Qatar and Jeddah, I held the responsibility to take care of my siblings. To my assumption, it was not that tough since I was used to do all the housework and prepare all their daily necessary stuffs. As time passed by, with the piling stack of work at the office, I started to become exhausted by the end of the day. Sometimes I couldn’t get hold of my breath to chase the time..at the end of the day I would only notice that it was already 12.00 midnight where most people would already be dreaming, whereas for me still busy with the chores. Even though some would be amused by my responsibility, I would always think whether I’ve actually fulfill the responsibility given to me or not. Have I actually taught my younger brothers and sisters the value of life? Or have I only been taking care of their daily needs? I came to realize that to take care of our siblings is not as easy as fulfilling their daily needs. But instead to take care of someone is actually being able to implant the good behavior in one’s self. I realized that a guardian is not only one who protects u, feed u but in real it is one who is able to bring u up to become a good person, able to cultivate good morality and most importantly able to teach one to be more close to Allah. Oh Allah, I have not fulfilled the responsibility being given to me. Oh Allah, I am weak, sometimes I forget of these vital things which I should have done. Oh Allah I ask for your help and guidance in teaching my younger ones to be much closer to you..Forgive me oh Allah..

"Ya Allah didiklah jiwa kami menjadi insan yang soleh disisiMu.." -Wan-

Forgive me...

Have u ever asked yourself…why do some people find it so hard to forgive others? From my humble opinion, I don’t see any reason why one could not forgive another? As for me the way I look into this sort of situation is that we don’t even have the right to not forgive others but only God has that right. Since we are all God’s creation who tend to make mistakes either accidentally or on purpose, we are all human being..we all make mistakes…and we simply do sin to Allah. If we always hope for God’s forgiveness, why don’t we do the same..forgive others with an open heart. I’m sure some may not agree with me, but this is what I apply in my life. My principle of life is..always try to be like our prophet Muhammad S.A.W. Even though he was hurt or beaten up by his enemies..he never did hold any grudge. Instead he would always pay back in the good way. Why is it so hard for us to apply what had been taught by our prophet Muhammad S.A.W? The only answer which strikes me is the openness of our heart which actually has some connection with our iman. Remember friends..Allah forgives those who are forgiving…something to ponder on…

"Forgive me my dear friends for all the mistakes which i've done..i'm truly sorry for everything.." -Wan-

Sunday, June 29, 2008

What a wonderful weekend





It was the beginning of school holidays. My younger brother was so eager to go out and have fun somewhere far away from home. The only place which struck me was Taman Rekreasi Air Panas, Sungkai. After planning with yus, the next day we headed off to Sungkai. It was a bright sunny day, a perfect day to cool yourself in the fresh cold water. At first, I didn't want to wet myself despite of being the photographer, I didn't want to trouble myself changing clothes afterwards. But lastly, Fawwaz managed to persuade me to eventually dip into the water :)

Saturday, June 28, 2008

QEdge BBQ - Let the pictures tell the story (^_^)













It was a wonderful BBQ dinner. May it become one of QEdge's sweet memories... (^_^)




Sunday, June 22, 2008

Help!! My Gear is Locked..

Last Thursday during lunch time, I drove back to my house as usual to prepare lunch for my young brother and sister. It has been my daily routine since mum went back to Jeddah, leaving me to take care of my younger siblings. That day, yus accompanied me back home. As we arrived at the traffic light junction near Alamanda, the light turned red so we had to stop. As soon as it turned green again, I pushed the gear to move to D but unfortunately it wouldn't change. I tried again and again but the gear was locked. I became panic since there were few cars queuing behind waiting for my move. Yus spontaneously pressed the hazard button to notify other drivers that my car had a problem before anyone started to honk. In my mind, I was thinking of my young brother..what was he going to eat if I got stuck here for hours. Then suddenly Yus noticed something. "Wan, look! You didn't step on the foot break, how could you unlock the gear without doing so?" "Oh yes Yus..boy oh boy..how could I've not noticed this..hehe" It was a careless mistake which I never had encounter before. Because of that, I became the subject of joke for that day...pity me...huhu :)

"Sesungguhnya Tadbir Allah mengatasi Tafkir manusia..." - Wan-

Monday, May 5, 2008

Alam barzakh..mampukah kita merintih disana nanti??

Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap,
Ku Meminta Dihidupkan Semula,
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,

Perjalanan Rohku,
Melengkapi Sebuah Kembara,
Singgah Di Rahim Bonda,
Sebelum Menjejak Ke Dunia,
Menanti Di Barzakh,
Sebelum Berangkat Ke Mahsyar,
Diperhitung Amalan,
Penentu Syurga Atau Sebaliknya,

Tanah Yang Basah Berwarna Merah,
Semerah Mawar Dan Jugak Rindu,
7 Langkah Pun Baru Berlalu,
Susai Talkin Penanda Syahdu,
Tenang Dan Damai Di Pusaraku,
Nisan Batu Menjadi Tugu,
Namun Tak Siapa Pun Tahu Resah Penantianku,

Terbangkitnya Aku Dari Sebuah Kematian,
Seakan Ku Dengari,
Tangis Mereka Yang Ku Tinggalkan,
Kehidupan Disini Bukan Suatu Khayalan
Tetapi Ia Sebenar Kejadian

Kembali Oh Kembli,
Kembalilah Kedalam Diri,
Sendirian Sendiri,
Sendiri Bertemankan Sepi,
Hanya Kain Putih Yang Membaluti Tubuhku,
Terbujur Dan Kaku,
Jasad Terbujur Didalam Keranda Kayu,

Ajal Yang Datang Dibuka Pintu ,
Tiada Siapa Yang Memberi Tahu,
Tiada Siapa Pun Dapat Hindari,
Tiada Siapa Yang Terkecuali,
Lemah Jemari Nafas Terhenti,
Tidak Tergambar Sakitnya Mati,
Cukup sekali Jasadku Untuk Mengulangi,

Jantung Berdenyut Kencang,
Menantikan Malaikat Datang,
Mengigil Ketakutan Gelap Pekat Dipandangan,
Selama Ini Diceritakan
Kini Aku Merasakan
Dialam Barzakh Jasad Dikebumikan

Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap,
Ku Meminta Dihidupkan Semula,
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,

Setiap hari pasti ada insan yang pergi. Setiap hari juga kita semakin hampir menemui Rabbul 'Izzati...Namun apakah bekalan kita selama kita hidup di pentas dunia ini? Sedarkah kita bahawa dunia hanya tempat persinggahan...dunia hanya ibarat ladang tanaman..yang hasilnya kita kan tuai di ALAM AKHIRAT?? Malangnya saban hari kita semakin alpa...sedangkan waktu terus berlalu..setiap saat yang hilang tidak mungkin kita putarkan kembali...sama-sama kita renungi perjalanan usia hidup kita...selama 20 tahun kita 'berlakon' di dunia..apakah kita memainkan 'watak' dengan sebaiknya?? Apakah kita patuh pada pengarah yang Maha Agung...TUHAN KITA...

Setiap hari kita bangkit dari lena, adakah kita menghitung diri??
Apakah amalan yang telah kita lakukan selama ini??
Berapa banyakkah DOSA yang kita buat namun masih BANGGA dengan diri sehingga kita pandang remeh terhadap DOSA-DOSA kita??
Apakah kita LUPA bahawa setiap DOSA akan dibalas dengan AZAB API NERAKA???
Apakah kita fikir kita mampu untuk menahan azab api neraka yang MAHA DAHSYAT semata-mata kerana ingin MEMUASKAN NAFSU didunia??
Sedangkan andai tangan tersentuh sedikit api didapur..tak mampu kita menanggung keperitannya..

Setiap hari juga kita mendengar berita kematian..pernahkah kita mengambil iktibar?
Pernahkah kita terfikir bagaimana nasib kita diALAM BARZAKH??
Pernahkah kita terbayang bagaimana SAKITnya MAUT???
Sedangkan kekasih Allah, Muhammad S.A.W tak mampu untuk menanggungnya...apatah lagi kita yang BERGELUMANG dengan DOSA???

Wahai kaum muslimin & muslimat..sedarlah bahawa andai maut menjemput kita sebentar lagi..sesudah kita membaca renungan ini...tiba-tiba AJAL kita TIBA...sempatkah kita untuk BERTAUBAT??
Masihkah ada peluang untuk kita memohon...merayu...merintih pada Allah agar dihidupkan semula untuk beramal???
Andai ini kesempatan terakhir kita untuk bertaubat...sebelum ajal menjemput sebentar lagi...mampukah kita menebus segala DOSA-DOSA yang kita lakukan selama 20 tahun??
Sedangkan Allah menjanjikan andai maut tiba...tidak akan lewat walau sesaat pun..andai sesudah kita membaca..tiba-tiba segala pergerakan kita TERHENTI...saat itu juga ROH kita DICABUT...masih mampukah kita mengatakan..."Nanti dulu...aku ingin bertaubat!!"

Sungguh tertipu andai kita beranggapan demikian...sungguh terpedaya andai kita selalu mengatakan.."tunggulah..nanti aku bertaubat.."

Apakah akan tiba saat itu??
Mengapa kita begitu yakin bahawa esok masih ada...sedangkan MALAIKAT MAUT sentiasa MENGEKORI kita...namun kita terus LEKA..terus membuat DOSA...kita terus mengabaikan renungan ini...dan dengan selamba kita mengatakan pada diri.."Ah!! Ajal aku lambat lagi.."

Awas wahai kaum muslimin & muslimat!!
Tiba-tiba sedang kita menjamu makan tengahari...kita tercekik...& saat itu juga MAUT menjemput kita..Apa yang mampu kita JAWAB depan ALLAH???
Dengan ANGKUH kita terus membuat DOSA...Allah mencabut nyawa kita dalam keadaan kita BELUM bersedia... Andai ada amalan kita yang diterima Allah..hanya itu saja bekalan kita..namun mampukah ia menerangi kubur kita?? Andai tidak...bersedialah untuk menerima AZAB yang MAHA PEDIH...

INGATLAH!!...ketika itu...kita tak mampu untuk merintih..merayu..memohon dihidupkan semula..kerana waktu kita sudah berlalu..dan takkan kembali...sama-sama kita renungkan..

"Allahumma akhtim lana bi husni alkhatimah wala takhtim 'alaina ya Allah bi husni alkhatimah.." - wan-